Saturday, February 23, 2013

Free Dataset

Salah satu tahap awal dalam proses data mining baik untuk bahan ajar maupun riset adalah menyediakan dataset. Banyak sekali dataset yang tersedia gratis di internet. Berikut adalah sebagian daftarnya:

Yang biasa digunakan dalam buku teks:


Yang lainnya

Informasi selanjutnya:

Friday, January 04, 2013

PHP & MySQL Tutorial

Source:
  • W3School
    • http://www.w3schools.com/php/php_intro.asp
  • Free Webmaster Help 
    • http://www.freewebmasterhelp.com/tutorials/php/
    • http://www.freewebmasterhelp.com/tutorials/phpmysql
  • Tutorials Point
    • http://www.tutorialspoint.com/php/index.htm

Menghubungkan Mylyn (Eclipse) dan Redmine

Developer software, khususnya software opensource terkait bahasa pemrograman Java seringkali menggunakan Eclipse sebagai IDE-nya. Meskipun demikian pengguna Eclipse mulai berkembang tidak hanya programer Java tetapi juga Python dan web.

Mylyn adalah tool untuk manajemen task dan manajemen lifycyle aplikasi (ALM: application lifecyle manajemen) untuk Eclipse IDE. Antarmuka berfokus-task pada Mylyn memperkecil informasi overload dan memungkin pembuatan task multitasking secara mudah. Mylyn mengintegrasikan pengeditan secara offline dan secara otomatis memonitor aktifitas pemrograman kita, serta melinkan dengan seluruh artifak. Sehingga Mylyn dapat meningkatkan produktifitas kita dengan mengurangi informasi overload, memfasilitasi multitasking dan memudahkan proses sharing dengan tim.

Redmine adalah sistem manajemen task berbasis web+Ruby. Redmine memiliki user interface yang bagus dan memungkinkan manajemen project, source, bug dan sharing antar developer. Tetapi sebagian besar developer tetap ingin bekerja dengan IDE favorit mereka sembari tetap mengupdate task-task mereka ke tim via sistem manajemen task terpusat seperti Redmine.

Plugin Eclipse bernama Redmine-Mylyn-Connector dapat membantu menyambungkan kedua tool ini dengan mudah. Plugin ini mendukung integrasi 2 arah antara kedua tool. Plugin ini telah dikembangan selama 4 tahun, dan masih aktif dalam pengembangan.

Instalasi Redmine-Mylyn-Connector terdiri dari 3 langkah mudah sbb:

Instal Plugin Redmine-Mylyn-Connector di Redmine

Masuk ke direktori redmine/vendor/plugins dan download plugin dengan git:

git clone git://redmin-mylyncon.git.sourceforg.net/gitroot/redmin-mylyncon/redmine-mylyn-connector

Install Plugin Redmine-Mylyn-Connector di Eclipse

Pertama tambahkan situs repository plugin, bila ingin menginstal versi stabil tambahkan 

http://redmin-mylyncon.sourceforge.net/update-site/N/

Bila ingin menginstal versi terakhir tambahkan

http://redmin-mylyncon.sourceforge.net/update-site/dev/
 
Setelah menambahkan situs plugin, maka lakukan instal.

Konfigurasi plugin di Eclipse

Buat sebuah task repository baru dengan memilih Add Task Repository. Pilih Redmine connector dan isikan seluruh detail yang diperlukan. Direkomendasikan untuk menggunakan opsi API-Key untuk autentikasi, karena lebih handal dibandingkan kombinasi user/password.

Untuk menentukan API-Key, buka Redmine, lalu buka My Account dan klik link Show di bawah sesi API access key pada panel sebelah kanan.

Sekarang kita dapat melakukan query pada task kita dengan membuat sebuah Query baru dalam Task List.

Referensi
  1. Eclipse Web Tools Platform (WTP) Project 
  2. Mylyn task and application lifycyle management framework for Eclipse
  3. Redmine, flexible web-based project management
  4. Redmine-Mylyn-Connector di sourceforge

Tuesday, May 03, 2011

Ontology versus Taxonomy

  1. Ontologi memiliki ruang lingkup yang lebih luas. 
  2. Taksonomi adalah "tree" sedangkan ontologi adalah "forest"
  3. Ontologi merepresentasikan sebuah topik dengan beberapa perspektif. Sebagaimana "telur" adalah sebuah fase kehidupan mahluk hidup dan dia juga sejenis makanan.
  4. Ontologi mengandung vocabulary yang lebih terkontrol dan memiliki definisi relasi yang lebih teliti.
  5. Akademisi lebih condong kepada ontologi, sedangkan industri (salah satunya komunitas perpustakaan/pustakawan) lebih condong menggunakan taksonomi. 
  6. Taksonomi memiliki bervariasi dalam hal banyaknya informasi yang mereka kandung. Bisa hanya mereprensentasikan pengelompokan secara logik suatu subyek, dengan kemungkinan dengan atau tanpa istilah yang mendukungnya, dan bisa saja data atau aksi yang terasosiasi kepada setiap node.
  7. Taksonomi pada umumnya memiliki hirarki yang tegas, seiring dengan strukturnya yang berbentuk "tree". Di dunia perpustakaan, taksonomi digunakan dalam thesaurus dan vocabulary yang terkontrol lainnya. Namun akhir-akhir ini, dokumen web menggunakan hirarki yang lebih lunak yang dikenal dengan folksonomi.



Monday, April 11, 2011

GUI untuk Java Keytool

Mungkin Anda sering menggunakan utilitas Java yang bernama keytool. Keytool bersama dengan utilitas Jarsigner menggantikan utilitas lama javakey di Java 1.1. Keytool digunakan untuk membuat dan mengelola sendiri kunci private-public, serta mengelola certificate.

Namun mungkin selama ini kita dibuat pusing dengan pembuatan dan pengelolaan kunci private/public dan certificate yang kita miliki atau kita dapatkan dari personal/situs lain. Jangan khawatir Keytool UI sekarang telah menjadi open source, sehingga kita dapat memanfaatkannya secara bebas. Keytool UI dapat didownload dari http://code.google.com/p/keytool-iui/

Monday, May 24, 2010

Trust & Reward System: Diskusi KM PDII-ITB Mei 2010

Untuk sekian kalinya, diskusi pengelolaan KM di institusi mengambil kesimpulan bahwa faktor SDM dan hubungan personal di dalamnya mengambil peran penting. Bagaimana pun canggihnya sistem informasi pengelolaan KM, dimana komunitas "dipaksa" atau "terpaksa" mengupload knowledge-nya ke sistem, tetapi faktor terpenting keberhasilannya terletak kepada "trust".

Waktu & Tempat: 20 Mei 2010, ruang rapat lt 6. PDII-LIPI
Peserta diskusi: Tim peneliti KM dari ITB yang dikomandani Prof. Dr. Jann, sedangkan dari PDII dihadiri oleh Kepala Pusat Putut Irwan P, bidang Pengembangan PDII, serta tim pengembangan ISJD.

Install Liferay untuk Glassfish Application Server di Windows XP

Liferay portal adalah CMS Portal yang powerful. Berikut instalasi Liferay portal 5.2.3 dengan server aplikasi (Java EE) Glassfish di Windows XP.

1. Download liferay-portal-glassfish-windows-5.2.3.jar dari liferay.com atau Sourceforge.org
2. Jalankankan java -Xmx256m -jar liferay-portal-glassfish-windows-5.2.3.jar
3. Jalankan ant -f setup.xml di dalam direktori glassfish.
4. Start app server. Akses portal

Friday, November 06, 2009

Tools Hebat dari Google untuk Bikin Aplikasi Web Sehebat Gmail



Kemarin Google meng-open-source-kan koleksi tool Javascript yang memungkinkan developer dapat membuat aplikasi web lebih cepat, powerful dan efisien sebagaimana Gmail, Google Maps dan Google Docs.

Closure Compiler adalah salah satu dari tool-tool itu. Ia adalah optimalizer untuk kode Javascript. Closure akan  mengkompilasi code Javascript menjadi lebih kompak dan performa meningkat. Closure akan menghapus kode-kode yang tidak berguna, sehingga engine browser akan menjalankan program Javascript lebih ringan dan lebih cepat.

Selain Closure Compiler, ada juga Closure Library, yaitu sekumpulan library untuk Javascript yang terdiri dari library widget GUI, struktur data, komunikasi dengan server, animasi dan lain-lain.

Ada juga Closure Templates, kumpulan template untuk web yang telah dikompilasi agar Javascript lebih efisien. Berbeda dengan sistem template tradisional, kita dapat menggunakan Closure Template secara alami sebagai programmer. Closure Template diimplementasikan baik untuk Javascript maupun Java, sehingga kita dapat menggunakan template yang sama baik untuk server-side (Java) maupun client-side.

Google berharap dengan adanya kemajuan dan peningkatan aplikasi web, maka pencarian dengan Google semakian menjadi penting.

Wednesday, September 23, 2009

Sistem Pencarian 'ala' Pustakawan Tidak Cocok untuk Pengguna Awam

Pustakawan adalah ahli dokumen, mereka melakukan kategorisasi, membuat ringkasan (abstrak, resensi dll), mereka membuat indeks dan lain-lain untuk dokumen. Oleh karenanya cara berfikir pustakawan dalam pencarian akan sangat berbeda dengan cara berfikir pengguna awam. Mereka juga mengembangkan cara-cara pencarian dokumen, sehingga mereka juga membuat sistem pencarian berbasis komputer.

Permasalahannya adalah sistem pencarian 'ala' pustakawan ini, seringkali tidak cocok untuk pengguna awam. Pustakawan mengindeks dokumen untuk sistem pencarian berbasiskan kata kunci khusus, misalnya dengan nama latin untuk tumbuhan. Pengguna awam mencari hasil indeks pustakawan di sistem tersebut dengan nama umum. Mungkin hanya sebagian kecil pengguna yang mengerti nama latin atau nama ilmiah suatu tumbuhan yang dicarinya. Pengguna seperti termasuk di antaranya adalah mahasiswa atau peneliti.

Berdasarkan penelitian Hargittai, 2004, kebanyakan orang tidak memahami konsep kata kunci, bahkan untuk spesifikasi kata kunci yang sangat dasar sekalipun.Partisipan penelitiannya adalah 100 warga New Jersey yang dipilih secara acak tetapi mewakili komposisi berbasarkan faktor sosio-ekonomi. Bahkan Hargittai menemukan banyak pula yang salah paham terhadap user interface pencarian, mereka menginputkan kata kunci ke address bar, dan sebaliknya mengetikan alamat URL ke form entri kata kunci.

Muramatsu dan Pratt, 2001, juga menemukan bahwa kebanyakan orang salah persepsi terhadap operator Boolean. Mereka kurang memahami perbedaan antara operator AND dan OR, apalagi untuk sistem yang secara implisit menerapkan AND atau OR. Dua pertiga dari mereka juga tidak bisa menjelaskan mengapa ketika entri pencarian adalah "to be or not to be", maka hasil yang didapatkan kosong.

Jadi, sistem untuk pustakawan harusnya berbeda untuk pengguna awam. Jangan paksakan pengguna awam melakukan pencarian menggunakan sistem pustakawan. Memang, cara yang digunakan pustakawan akan menghasilkan pencarian yang efisien. Tetapi sistem pustakawan juga memerlukan persiapan yang tidak pendek. Ada proses kategorisasi, ada pula proses pengindeksan. Pustakawan mencari dengan kata kunci yang sudah disepakati mereka. Tetapi kesepakatan para pustakawan ini tidak diketahui para pengguna.

Biarkanlah para pengguna bereksplorasi berdasarkan pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki, jangan paksakan mereka "belajar" menjadi pustakawan. Kalau mereka dipaksa menjadi pustakawan, lalu kapan mereka menyelesaikan tugas utamanya. Kalau mereka dipaksa menjadi pustakawan, lalu pustakawan mau jadi apa?

# Permudah, jangan dipersulit. Gembirakan, jangan ditakuti.
# (hadist)

Referensi:
E. Hargittai. Classifying and Coding Online Actions. Social Science Computer Review, 22(2):210–227, 2004.

J. Muramatsu and W. Pratt. Transparent Queries: Investigation Users' Mental Models Of Search Engines. Proceedings of the 24th Annual International ACM SIGIR Conference on Research and development in information retrieval (SIGIR'01), pages 217–224, 2001.

Tuesday, February 24, 2009

Serba 2.0

United Nation 2.0
http://www.wikinomics.com/blog/index.php/2009/02/02/united-nations-20/
http://www.ejc.net/magazine/article/nation_20/

Goverment 2.0
http://www.wikinomics.com/blog/index.php/2009/02/02/government-20-camp-in-dc/
http://government20bestpractices.pbwiki.com/
http://www.readwriteweb.com/archives/government_as_a_platform.php

Library 2.0
http://en.wikipedia.org/wiki/Library_2.0
http://www.libraryjournal.com/article/CA6365200.html
http://library20.ning.com/

Science 2.0
http://www.sciam.com/article.cfm?id=science-2-point-0-great-new-tool-or-great-risk
http://www.sciam.com/article.cfm?id=science-2-point-0

dan terakhir ....
PDII 2.0
http://www.pdii.lipi.go.id/

Sunday, December 14, 2008

Peneliti bisa download gambar langsung dari otak manusia



Peneliti ternyata sekarang bisa men-download gambar yang sedang dipikirkan seseorang. Download langsung dari otak.

Para peneliti dari ATR Computational Neuroscience Laboratories, Jepang, berhasil merekonstruksi gambar yang berada di otak seseorang, dan menampilkan kembali ke monitor. Dengan merekam aliran darah di otak melalui MRI, peneliti bisa memprediksi gambar yang sedang dipikirkan oleh manusia.

Gambar yang mengandung kata-kata n-e-u-r-o-n di rekam otak, mesin merekam aliran darah, kemudian merekonstruksi kembali dalam bentuk image seperti gambar di atas. Meskipun baru bisa merekonstruksi gambar hitam-putih saja, tetapi menurut Dr. Cheng dari RIKEN institute, ini adalah terobosan penting di bidang penelitian aktifitas otak. Seperti halnya penemuan awal TV yang hanya hitam-putih, peningkatan menjadi mampu untuk gambar berwarna hanya masalah waktu.


Ke depan mungkin saja tidak hanya gambar, tapi juga logika, pemikiran, atau bahkan perasaan ....:D mungkinkah?


source: http://www.pinktentacle.com/2008/12/scientists-extract-images-directly-from-brain/



Blogin di sana dan di sini

Memiliki banyak situs blog seringkali bikin kita susah. Tetapi karena kita ingin tergabung dalam beberapa situs network sosial, atau memang karena semakin banyak situs-situs blog yang baru dan kita tidak ingin meninggalkan situs blog lama, maka ada keperluan untuk meng-import artikel-artikel kita dari satu situs blog ke situs lainnya.

Multiply misalnya, memberikan fasilitas import blog dari blogger.com (blogspot.com), Yahoo 360, Windows Live Spaces, Live Journal, TypePad, amazon.com dll. Bahkan Multiply.com dapat juga melakukan cross-posting ke blog kita yang terdaftar. Memang tidak semuanya sih ... tapi paling tidak kan lumayan. Sekarang saya cukup posting dari salah satu blog, maka otomatis Multiply akan mengimportnya. Sinkronisasi dari blogger.com ke Multiply.com selama ini oke-oke saja.


Dua bulan terakhir saya terpaksa masuk juga ke friendster dan facebook bahkan twitter. Sebenarnya saya tidak pingin ribet dengan punya banyak account. Tapi undangang dari teman-teman bertubi-tubi. Jadi akhirnya saya masuk juga. Dan lagi-lagi saya punya masalah dengan sinkronisasi. Saya ingin posting saya di situs blog lain ter-update ke situs network sosial friendster dan facebook. Tapi saya masih bingung.


Facebook menyediakan hanya SATU situs blog yang dapat diimport. Awalnya saya import salah satu blog saya di blogspot.com (blogger.com). Tapi nggak puas. Akhirnya saya import dari Multiply.com saja. Kan sebagian blog saya sudah ter-sinkronisasi ke Multiply. Tapi saya belum puas.


Pernah terpikir untuk menggunakan Bloglines.com. Bloglines.com dan Blogger.com adalah 2 situs blogging yang paling awal saya gunakan. Akhirnya saya memutuskan tidak memakai bloglines.com, saya sudah terlalu lama meninggalkannya.


Sekarang saya sedang menjajagi friendfeed.com.


Tags: , ,


Booting-up "CPU" programer

Sering kali dan sangat sering, saya kehilangan momen untuk memulai memprogram. Ada saja alasannya. Seperti hari ini, ada 2 proyek software dan 1 laporan yang perlu saya selesaikan. Kedua-duanya perlu skill menulis, meskipun beda nuansa. Satunya menulis kode program dengan emosi ditekan dan logika dibiarkan liar. Satunya lagi menulis laporan, dengan emosi dikembangkan dan logika sedikit disesuaikan. Dua-duanya perlu skill menulis. Dan dua-duanya perlu sesuatu yang sering saya jadikan alasan kepada istri saya, "mood".

Saya hari ini membaca artikel Joel di Joel on Software berjudul "The Joel Test: 12 Steps to Better Code".
  1. Do you use source control?
  2. Can you make a build in one step?
  3. Do you make daily builds?
  4. Do you have a bug database?
  5. Do you fix bugs before writing new code?
  6. Do you have an up-to-date schedule?
  7. Do you have a spec?
  8. Do programmers have quiet working conditions?
  9. Do you use the best tools money can buy?
  10. Do you have testers?
  11. Do new candidates write code during their interview?
  12. Do you do hallway usability testing?
Saya coba fokus kepada Do programmers have quiet working conditions? Joel menggaris-bawahi beberapa dokumen terkait hubungan tingkat produktifitas dan "zone" para knowledge-worker (pekerja pengetahuan) yang salah satunya adalah programer. Mereka -- pekerja pengetahuan -- memerlukan kondisi flow (mengalir) atau zone (zona) nyaman, sehingga kreatifitas mereka benar-benar mengalir. Segala gangguan suara seperti keributan di sekeliling mereka, dering telepon, suara bercakap-cakap rekan sekerja, atau bahkan hanya sekedar suara pintu yang buka-tutup, cukup menggangu kinerja (produktifitas) mereka. Oleh karenanya mereka seringkali perlu pergi berjalan 5 menit menuju Starbucks untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Saya sendiri sering melakukannya dengan sengaja pindah kerja ke ruang perpustakaan, atau menggeser waktu kerja saya setelah jam kantor, atau bahkan sengaja tidak ngantor untuk dapat menyendiri di kamar saya di rumah. Sering kali saya sengaja baru datang ke kantor jam 2 atau jam 3 sore, hanya untuk menghindari rekan sekerja, agar saya bisa melanjutkan pekerjaan menulis (laporan, desain, coding) saya. Ini memang aneh bagi sebagian besar rekan saya di kantor. Awalnya saya dapat rapor merah dari pimpinan. Bahkan secara halus saya diusir dari kantor setelah jam 5 sore. Lampu-lampu dimatikan oleh satpam dan termasuk juga lift. Beberapa kali saya sempat terjebak di lantai 5 gedung lama PDII (waktu itu ruang subid komputer masih di sini). Kadang-kala beberapa teman seprofesi (Romi, Slamet, Sjaeful) masih bersama saya beberapa jam. Lantai 5 gelap, bahkan salah satu senior saya sempat tiba-tiba lari turun dan pulang karena di ruangannya, sebelah ruang saya, katanya ada suara wanita "tanpa wujud" membisikinya. Sehingga lengkap sudah. Saya terjebak gelap dan terkunci di lantai 5, tanpa bisa turun lewat lift. Tetapi kemudian beberapa pimpinan membolehkan saya kerja sampai tengah malam di kantor. Tetapi tetap saja jam kantor saya dianggap cuman 1 jam, yaitu jam 2 sd 3. Sedangkan sisanya jam 4 sd jam 11 malam dianggap tidak ada. Jangan harap uang lembur.

Balik lagi masalah "zona produktif". Saya memerlukan waktu-suasana-emosi atau singkatnya "mood" untuk memulai pekerjaan coding atau menulis lainnya. Booting-up-nya juga sangat lambat. CPU di batok kepala saya ini mungkin masuk keluarga 480, bukan Pentium apalagi Core 2 Duo, jadi lambat. Seperti hari ini, saya sudah buka komputer sejak jam 10 pagi tadi. Saya sudah olahraga sebelumnya. Saya sudah cukup tidur semalam. Saya sudah sarapan enak, nasi pecel kesukaan saya. Anak-anak tidak rewel, istri juga nggak rewel. Semua kondusif. Tapi sampai artikel ini saya tulis, saya belum mood juga.

Menurut Joel di artikel tersebut, kebanyakan programmer perlu waktu 15 menit untuk booting-up. Bahkan gangguan walau cuman 30 detik, akan menghambat produktifitas para programmer rata-rata 15 menit. Itu programmer selevel Joel cs. Bagaimana dengan saya?



Tuesday, December 09, 2008

Real-Time Search vs Static Search

Tulisan ini berawal dari keingin-tahuan saya ttg perkembangan deep-web searching di kelas struktur data di pasca sarjana, univ. Budi Luhur. Setelah re-google-ing, saya temukan ada trend baru searching selain deep-web searching, yaitu real-time search. Apa dan bagaimananya silahkan lihat di "From Static to Real-Time Search"

EtherPad: Real-Time Text Editing

Kolaborasi. Kolaborasi adalah salah satu teknologi kunci Web 2.0. Banyak sekali kolaborasi tools seperti wiki (Wikipedia, Dokuwiki dll), blogging, Google's Documents. EtherPad adalah salah satu langkah maju. Selama ini tools kolaborasi membangun dokumen bersama belum ada yang real-time. Mungkin yang real-time hanya chatting atau video conference. Itu semua dasarnya dialog real-time. Tetapi untuk bekerja bersama-sama mengedit dokumen secara real-time, setahu saya yaa cuman EtherPad. Google documents juga bisa sih ... tapi perlu waktu sebelum orang lain dapat menambahkan teks.



EtherPad dibuat oleh 2 orang mantan pegawai Google. Banyak kemungkinan unik yang akan muncul dari ide ini. Ke depan sepertinya tidak hanya teks editor, tetapi bisa saja spreadsheet.

Links:
http://blogoscoped.com/archive/2008-11-20-n42.html
http://etherpad.com/

Pemrograman di Kelas Pasca Sarjana M.Kom

Beberapa bulan terakhiri saya mengasuh kelas di program pasca sarjana yang sangat terkait dengan pemrograman. Di Udinus ada image processing, computer graphics & visualization, internet dan web programming, multimedia authoring. Di STTI Benarif web technology. Di Budi Luhur struktur data dan pemrograman. Sedangkan mahasiswanya lebih dari 50% tidak berasal dari pendidikan ilmu komputer atau teknik komputer atau paling tidak teknik elektro. Sehingga untuk pemrograman mereka seharusnya mendapatkan menu sebagaimana under-graduate. Atau paling tidak harus ada matrikulasi untuk pemrograman. Tetapi kasihan juga kepada mahasiswa yang telah mengambil ilmu komputer, teknik komputer/informatika atau teknik elektro. Mereka ini akan bosen kalau diminta mengulang pelajaran undergraduate.

Padahal skill programming menurut saya adalah skill wajib bagi seorang master komputer. Skill programming juga tidak dapat diperoleh instan. Learning curve-nya panjang. Cukup setahun untuk program reguler, dan tiap pekan dilatih. Tetapi untuk program weekend atau kelas malam, kapan mereka berlatihnya? Itu pun masih dasar sekail. Apalagi bagi orang yang sama sekali tidak pernah membuat program, perlu waktu yang lebih lama untuk memahami konsep-konsep dasar. Saya jadi bertanya-tanya lulusan seperti apa yang dikehendaki oleh universitas kalau master-master mereka sama sekali tidak bisa membuat program? Skill programming itu seperti skill menggambar teknik untuk mahasiswa pasca sarjana arsitektur. Atau bahasa Arab bagi pasca sarjana ilmu-ilmu agama Islam seperti tafsir, hadist dan fiqih.

Tapi, terpaksa. Saya harus menghadapi persoalan rumit itu dengan bijak.

Pertanyaan berikutnya yang mendesak adalah dengan cara dan metode bagaimana saya mengajarkans secara singkat pemrograman, sebelum saya bisa masuk ke isi mata kuliah saya. Akhirnya saya juga harus memilih bahasa pemrograman apa yang harus dikenalkan.

Maka dimulailah satu lagi pencarian. Tetap semangat!

Thursday, October 30, 2008

Rewrite URL di Drupal

Mengubah URL untuk diarahkan ke tempat URL.
Sumber: custom_url_rewrite untuk Drupal 5.x

Sedikit kesimpulan dari saya.
  • fungsi custom_url_rewrite($op, $result, $path) didefinisikan di settings.php
  • dari contoh sumber drupal tsb di atas:
# Merubah URL yang datang dari client
if ($op == 'source') {
# Merubah URL yang terkirim ke client
if ($op == 'alias') {

Sunday, October 26, 2008

Image Processing di Udinus

Akhirnya kegiatan weekend saya di Semarang kelar juga. Sabtu-Ahad benar-benar exciting. Sabtu-Ahad ini saya mengajar mata kuliah Image Processing untuk pasca sarjana Teknologi Informasi, Udinus, Semarang. Menariknya adalah karena mahasiswa dan karena mata kuliahnya.

Mahasiswanya cukup responsif. Maksud saya, bukan masalah tanya-jawab atau diskusi yang ramai. Kalo itu maka harusnya default. Tetapi responsif thd tugas coding. Relatif cepat dibanding perkiraan saya sebelumnya.

Dua hari ini materinya adalah:
a. Introduction of Image Processing
b. Image Formation & Representation
c. Transformation
d. Image Enhancement
e. Praktek untuk point b, c dan d.

Kelas menggunakan alat bantu Processing, salah satu framework yang dibangun di atas Java. Cocok untuk kalangan non-CS (computer science) khususnya designer.

Semoga berikutnya saya bisa nge-blog pemrograman dg Processing tsb.

Sunday, September 21, 2008

Flash Earth

Flash Earth adalah pengembangan dari Google Earth. Data peta merupakan gabungan dari beberapa sumber peta dari internet: Yahoo, Microsoft, NASA (Google juga dari sini) dan juga sumber-sumber lainnya. Flash Earth adalah versi flash dari Google Earth, dan tentu saja mungkin ada sedikit berat bagi beberapa komputer dengan koneksi lambat.

Lihat Flash Earth di http://www.flashearth.com/

Platform Aplikasi Adobe AIR

Kalau pada tahun 1995-2000 muncul gelombang mem-web-kan aplikasi-aplikasi desktop, maka kemudian tahun 2005-an terjadi keinginan untuk mendesktopkan aplikasi-aplikasi web. Ini muncul karena internet telah menjadi platform standar desktop. Hampir semua PC dilengkapi dengan fasilitas koneksi internet berupa NIC. Bahkan anak-anak umur 8 tahunan sekarang, berfikir bahwa internet itu "wajib" bagi sebuah PC.

Adobe AIR adalah runtime cross-OS yang memungkinkan developer web menggunakan kemampuan pengembangan web serta code dan tools yang mereka miliki untuk membangun dan mendeploy aplikasi-aplikasi dan konten rich-web ke desktop. Adobe AIR memiliki kumpulan fitur yang kaya, dan mendukung aplikasi yang menggunakan HTML, JavaScript, Flex dan Flash.

Ada 3 cara mendevelop aplikasi AIR:
  1. Menggunakan Javascript dan HTML
  2. Menggunakan Adobe Flex
  3. Menggunakan Adobe Flash CS3
Links: